Tutorial Konfigurasi FTP Server

halo semua, kali ini boby24.blogspot.com akan membahas tentang Tutorial Konfigurasi FTP Server, artikel ini berupa pengenalan, cara kerja dan langkah kerja dari FTP Server.

Pengenalan FTP Server

FTP (File transfer protocol) adalah protokol standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah jaringan komputer. FTP bekerja pada layer aplikasi pada model referensi OSI 7 layer. FTP merupakan salah satu protokol internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.

a. Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP.
b. Server FTP adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP.

Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

Dalam memberikan layanan kepada klien FTP, FTP Server menggunakan 2 metode akses yaitu :

a. Non Anonymous, yang mana pada metode ini FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas.

b. Anonymous, yang mana pada metode ini akan membuat pengguna yang belum terdaftar dapat juga mengakses FTP Server tanpa harus memasukkan username dan password. Biasanya pada metode ini user tidak memiliki akses penuh terhadap directory di FTP Server.
Dalam melakukan konfigurasi FTP Server kita tidak dianjurkan menggunakan 2 metode in secara bersamaan, sehingga kita harus menentukan metode akses yang akan digunakan oleh FTP Server

Cara kerja FTP Server

FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server serta menggunakan port 20 dan 21. Cara kerja FTP Server dapat digambarkan sebagai berikut :

Gambar 1 Cara kerja FTP Server

Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan “mendengarkan” percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk :

  • Membuat sebuah koneksi antara klien dan server.
  • Untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga.
  • Mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.


Langkah-langkah konfigurasi FTP server pada linux debian

Sebelum melakukan konfigurasi FTP Server kita harus memperhatikan hal-hal berikut :
a. P Address server adalah 192.168.100.1/24
b. Packet yang digunakan sebagai aplikasi FTP Server adalah vsftpd. Selain itu masih banyak aplikasi FTP Server lain seperti, ftpd, proftpd, wu-ftpd (Widle Used FTP Daemon), wzdftpd, dan pure-ftpd.
c. Metode akses yang digunakan adalah non-anonymous

Berikut langkah-langkah konfigurasi FTP Server pada linux debian

a. Login sebagai root
b. Install packet vsftpd dengan perintah #apt-get instll vsftpd dan pastikan proses instalasi tidak mengalami error.

Gambar 2 Menginstall packet vsftpd

c. Jika proses instalasi tidak mengalami error maka FTP Server sudah berjalan dengan mode anonymous. Untuk mengaksesnya dapat menggunakan browser maupun windows explorer degan mengetikkan alamat ftp://192.168.100.1 atau ftp://sekolah.sch.id pada address bar (browser) atau location (windows explorer).

Gambar 3 Akses FTP dengan browser

d. Pada mode ini FTP Klien akan membaca directory /home/ftp sebagai document root dengan hak akses 022 yang berarti read only (user hanya bisa membaca isi direktory).  Coba isi directory tersebut dengan beberapa directory / file seperti pada web server dan lihat perubahannya.

Gambar 4 Membuat direktory dalam FTP

e. Untuk konfigurasi agar menjalankan mode non anynomous, buka file vfstpd.conf dengan perintah #pico /etc/vsftpd.conf dan konfigurasi seperti di bawah ini

Gambar 5 Script vsftpd.conf1


Keterangan script
• listen=YES
vsftpd akan dijalankan dalam mode standalone.
• anonymous enable=NO
menentukan metode akses FTP Server, yaitu anonymous atau non-anonymaous, YES berarti menjalankan metode anonymous dan NO berarti menjalankan metode non-anonymous
• local enable=YES
user local server diijinkan mengakses ftp dan menggunakan home direktorinya masing-masing sebagai default direktori saat login ke ftp server.
• write enable=YES
mengijinkan user membuat, memodifikasi atau mengkopi file dan direktori ke server.

Gambar 6 Script vsftpd.conf2


• local umask=022
permission default saat pembuatan file oleh user lokal

Gambar 7 Script vsftpd.conf3


Keterangan script
• chroot local user=YES
lokal user hanya dibatasi hanya diperbolehkan mengakses home direktorinya sendiri.

f. Untuk konfigurasi lain seperti merubah home directory, merubah baner ketika login, merubah hak akses file, dll dapat dikembangkan sendiri agar FTP Server dapat berjalan dengan lebih aman dan efisien.
g. Restart service vfstpd dengan perintah #/etc/init.d/vsftpd restart dan pastikan tidak terjadi error.

Gambar 8 Restart service ftp


h. Untuk memantau file log vsftpd dapat dilihat dengan perintah #tail –f /var/log/vsftpd.log

i. Buka kembali FTP Server dengan menggunakan browser maka akan tampil kotak dialog login yang meminta kita memasukkan username dan password untuk mengakses FTP Server. Saya menggunakan user jadmiko.

Gambar 9 Login FTP dengan browser


j. Jika user dan password benar maka akan dapat mengakses FTP server dan akan membaca home direcotry dari user tersebut.

Gambar 10 Akses FTP dengan user


k. Cara lain untuk mengakses FTP Server adalah :

• Menggunakan Windows Explorer dengan mengetikkan alamat FTP Server (IP Address atau Domain) pada location maka akan tampil kotak dialog untuk memasukkan username dan password.

Gambar 11 Login FTP dengan windows explorer

Setelah berhasil login maka kita dapat mengoperasikan sebagaimana windows explorer untuk melakukan pengelolaan berkas (file), seperti membuat, mengcopy ataupun memindahkan file dan direktori.

• Menggunakan DOS / Command Prompt dengan cara buka Command Prompt dan ketikkan perintah ftp 192.168.100.1 (IP Address / Domain) kemudian tekan enter dan masukkan user dan password.

Gambar 12 Login FTP dengan DOS

Untuk mengoperasikannya mengguankan perintah-perintah sperti pada DOS, Cara ini memang lebih rumit karena menggunakan text mode (CLI : Command Line Interface) untuk mengoperasikannya. Tetapi memiliki keunggulan dapat dijalankan pada semua sistem operasi (windows, linux, dll) karena semua sistem operasi memiliki mode CLI.

Beberapa perintah dasar diantaranya
- dir : menampilkan isi directory
- get : mengcopy file dari FTP Server ke FTP Klien (download)
- put : mengcopy file dari FTP Klien ke FTP Server (upload)
- cd : pindah antar directory
- bye : keluar dari FTP Server (logout)

Selengkapnya dapat dilihat dengan mengetikkan tanda tanya (?) kemudian tekan enter.

• Menggunakan Program FTP Client, Cara ini paling direkomendasikan, yaitu dengan menggunakan program aplikasi yang dibuat sebagai program FTP Client. Salah satu program FTP Client yang dapat digunakan adalah FileZilla. Install dan jalankan program filezilla, kemudian masukkan host (alamat FTP Server), username (user yang digunakan), password (password dari user yang bersangkutan) serta port (port yang digunakan : 21) seperti pada gambar.

Gambar 13 Login FTP dengan filezilla

Untuk mengoperasikannya hampir sama dengan windows explorer, dan juga bisa melakukan copy data dengan click and drag.


sekian artikel kali ini tentang Konfigurasi FTP Server, nantikan artikel dan modul menarik lainnya di boby24.blogspot.com, terimakasih..
Previous
Next Post »

Jangan menggunakan link aktif dan meninggalkan spam. Gunakan kolom komentar dengan sebaik-baiknya. terimakasih.. ConversionConversion EmoticonEmoticon